Thursday, May 18, 2017

Kenali Penyebab Usus Buntu Meradang Agar Bisa Mencegahnya

kita mungkin pernah mendengar seseorang yang mengalami radang usus buntu lalu dilsayakan operasi untuk mengatasinya. ya memang benar, pada kasus yang berat kondisi ini harus dioperasi agar nyawa dapat terselematkan. daripada harus berurusan dengan prosedur operasi, maka lebih baik mencegahnya. oleh alkeinginannnya itu kita harus tahu penyebabnya, namun tahukah anda apa penyebab usus buntu meradang?

Kenali Penyebab Usus Buntu Meradang Agar Bisa Mencegahnya

banyak orang yang menganggap bahwa usus buntu merupakan penyakit berbahaya yang harus segera disembuhkan. tapi apakah benar begitu? padahal usus buntu merupakan nama organ yang terdapat di dalam tubuh insan. organ ini berbentuk mirip kantong tipis yang ukurannya antara 5 – 10 cm yang memiliki korelasi eksklusif dengan usus besar.

sampai ketika ini belum banyak penelitian yang menterperincikan secara absolut apa fungsi dari organ tersebut. untuk itulah, tidak ada pengaruh yang serius bila dilsayakan pengangkatan pada organ yang satu ini. jadi pada dkeinginanrnya semua orang memiliki usus buntu. lalu apa bedanya dengan penyakit usus buntu?
penyakit radang usus buntu atau disebut juga dengan apendisitis ialah peradangan atau pembengkakan yang terjadi pada apendix atau usus buntu. penyakit ini dapat menyerang siapa saja tanpa memandang faktor jenis kelamin dan usia, tapi kalangan belia yang berusia antara 10 – 30 tahun ialah orang-orang yang memiliki resiko cukup tinggi untuk terserang penyakit yang satu ini.

  • kenali penyebab usus buntu

sampai ketika ini belum banyak hasil penelitian yang menerangkan secara mendetil perihal penyakit usus buntu ini. penyebab usus buntu dan cara pencegahannya pun belum dapat ditentukan secara absolut. namun begitu, banyak pihak yang memperkirakan penyebab utama penyakit usus buntu atau apendisitis ialah yang akan terjadi tersumbatnya saluran yang menghubungkan usus buntu dengan usus besar. penyumbatan tersebut dialkeinginannnyakan oleh beberapa faktor, mirip:

1. tinja

tinja dapat menjadi penyebab usus buntu meradang bila menutupi jalan masuk ke appendix. meskipun belum dapat diabsolutkan, tapi diperkirakan hal tersebut terjadi yang akan terjadi seringkalinya seseorang menahan buang air besar dan kurang makan makanan berserat. untuk itu sebaiknya jangan seringkali menahan buang air besar dan jsaudara termudaanlah buah dan sayuran menjadi menu makanan sehari-hari.

2. membengkaknya kelenjar getah bening

tahukah anda bahwa kelenjar getah bening yang terdapat pada dinding usus buntu dapat membengkak. pembengkakan membuat saluran apendiks menjadi tertutup atau tersumbat. lama kelamaan bakteri tumbuh subur disana dan terjadi inflamasi serta pembengkakan pada organ apendiks. pada kondisi mirip ini maka tekanan akan meningkat, selanjutnya usus buntu pun mampu pecah.

3. perkembangbiakan bakteri

selain penyumbatan, penyebab usus buntu yang lainnya ialah yang akan terjadi adanya bakteri yang masuk ke sistem saluran pencernaan. bakteri ini akan berkembangbiak dengan cara membelah diri sebelum kemudian mengganggu organ-organ pencernaan dalam memproses makanan.

adapun jenis bakteri yang seringkali masuk ke dalam sistem pencernaan ialah bakteri e. coli dan salmonella dan cacing. bakteri-bakteri tersebut bikeinginannya masuk melalui makanan yang tidak dijaga kebersihannya. bakteri dan cacing tersebut lalu memakan nutrisi yang ada di dalam makanan dengan meninggalkan kotoran di dalam usus. keadaan ini dapat membuat dinding-dinding usus menipis dan terinfeksi sesampai peradangan pun terjadi.

hal inilah yang menyebabkan timbulnya penyakit usus buntu. sisa-sisa kotoran yang dihasilkan oleh bakteri-bakteri jahat dan cacing susah dikeluarkan sesampai menimbulkan sejumlah penyakit dan infeksi di dalam usus buntu.


  • bagaimana cara mencegah usus buntu?


setelah mengetahui banyak sekali penyebab radang usus buntu, maka ketikanya kita tahu bagaimana cara mencegah penyakit yang satu ini. dengan melsayakan langkah-langkah pencegahan yang sempurna, maka penyakit usus buntu pun dapat dihindari sedini mungkin.

1. mengonsumsi makanan kaya serat

mirip kita ketahui bahwa salah satu penyebab usus buntu ialah karena tersumbatnya organ apendix oleh feses, dan salah satu yang membuat feses menyumbat usus buntu ialah yang akan terjadi bab yang kurang lancar. tapi dengan mengkonsumsi makanan kaya serat, mirip buah-buahan, sayur-sayuran, agar-agar, dan makanan kaya serat lainnya akan memperlancar sistem pencernaan di dalam tubuh sesampai bab pun menjadi lancar.

2. tidak menahan kentut dan bab

menahan kentut dan bab menjadi salah satu penyebab terjadinya usus buntu. untuk itulah, semampu mungkin untuk memperlancar kedua jenis pengeluaran ini agar sistem pencernaan menjadi lancar.

3. konsumsi air putih yang cukup

setidaknya kita membutuhkan air putih 8 gelas perhari. kekurangan air putih dapat menyebabkan banyak sekali persoalan kesehatan, diantaranya ialah sembelit. dan sembelit menjadi salah satu faktor penyebab usus buntu.

4. mengurangi konsumsi kafein

kopi ialah minuman dengan kadar kafein yang cukup tinggi. tapi terlalu banyak mengonsumsi kopi akan menyebabkan sembelit. sementara sembelit ialah faktor utama penyebab usus buntu. untuk itulah agar terhindar dari usus buntu, hindari minuman dengan kadar kafein tinggi.

5. hindari konsumsi alkohol

selain kafein, alkohol juga dapat menjadi penyebab usus buntu. alkohol yang masuk ke dalam tubuh akan menyerap cairan sesampai tubuh pun akan terkena dehidrasi. bila hal ini dibiarkan maka proses pencernaan makanan di dalam usus pun tidak akan berjalan dengan lancar. salah satu dampaknya ialah mengerasnya tinja sesampai menyumbat usus.

6. istirahat yang cukup

menjaga istirahat ialah cara yang sempurna untuk mencegah terjadinya usus buntu. hal itu karena dengan beristirahat yang cukup maka sistem metabolisme di dalam tubuh pun akan lancar.


  • memastikan diagnosis usus buntu


bikeinginannya dokter tidak akan eksklusif menunjukkan ‘vonis’ terhadap penderita usus buntu. hal itu karena gejala-gejala peradangan pada usus buntu terkadang cenderung mirip dengan gejala-gejala penyakit lainnya. selain itu, tidak semua penderita usus buntu akan mengalami gejala yang sama. oleh karena itu untuk mendiagnosis usus buntu, bikeinginannya beberapa hal akan dilsayakan oleh dokter mirip:

wawancara
bikeinginannya dokter akan mengajukan sejumlah pertanyaan kepada penderita terkait dengan rkeinginan sakit yang dialaminya. ini penting untuk dilsayakan karena hasilnya akan dicocokkan dengan pemeriksaan fisik dan tes dengan menggunakan sejumlah alat.

pemeriksaan fisik
ini bertujuan untuk mencocokkan antara kondisi fisik dengan keluhan yang dialami oleh pasien. dokter akan melsayakan pemeriksaan pada tempat perut serta menggrakkan tungkai dengan ‘manuver’ tertentu.

tes darah
tujuan pemeriksaan ini ialah untuk mengetahui apakah sel-sel darah putih meningkat atau tidak. peningkatan sel darah putih atau leukosit mengambarkan adanya infeksi yang sedang bereksklusif, termasuk pada kasus radang usus buntu.

tes urin
tujuan diadakannya tes urin ialah untuk mengonfirmasi apakah ada infeksi pada organ tubuh yang lain atau tidak. misalnya saja infeksi pada kandung kemih, ginjal, dan sebagainya.

melsayakan ct scan atau usg
tujuan pemeriksaan ini ialah untuk mengecek kondisi usus buntu apakah membengkak atau tidak.

setelah mengetahui apa itu usus buntu dan penyebabnya, maka menjaga kesehatan ialah cara yang harus kita lsayakan untuk mencegah terjadinya penyakit tersebut. dengan menerapkan hidup sehat, maka usus buntu pun dapat dihindari.

Artikel Terkait