Monday, May 1, 2017

3 Bahaya Mengisi Daya Device Smartphone Lewat Laptop

3 Bahaya Mengisi Daya Device Smartphone Lewat Laptop,Tanpa kami sadari, ada berbagai kebiasaan yang terkesan aman untuk diperbuat tetapi pada kenyataanya bisa memunculkan akibat negatif. Semacam halnya dengan bahasan kami hari ini. Meski terkesan praktis serta aman untuk diperbuat, nyatanya mengisi daya device lewat laptop juga bisa memunculkan bahaya yang mungkin belum sempat Kamu pikirkan sebelumnya. Apa saja bahayanya? Berikut ulasannya.

3 Bahaya Mengisi Daya Device Smartphone Lewat Laptop

Device berisiko rusak
Saat ini kami terbukti dimanjakan dengan port USB device yang universal jadi device bisa dengan mudah terhubung dengan perangkat lain semacam laptop, powerbank, bahkan dengan device lainnya.

Lalu apakah berbahaya mengisi daya device lewat laptop? Sebetulnya tidak. Tetapi apabila faktor ini diperbuat terus-menerus, besar kemungkinan device bakal mengalami kerusakan. Pasalnya, ajaran listips yang diberbagi oleh port USB pada laptop tidak stabil serta berdaya kecil jadi proses pengisian daya bakal jauh lebih lama atau tidak normal.

Pengisian daya device yang tidak stabil serta terlalu lama bakal membikin device menjadi panas jadi besar kemungkinan hardware device bakal mengalami kerusakan. Tidak hanya itu, sebab proses pengisian daya yang lama, mau tidak mau Kamu bakal mengoperasikan device kala proses pengisian daya berjalan. Efeknya baterai device Kamu juga berisiko mengalami kerusakaan.

Pencurian data oleh peretas
Pada dasarnya, port USB pada laptop diciptakan untuk menghubungkan atau mengsinkronkan data device dengan laptop. Sehingga, apabila Kamu kerap mengisi daya device lewat laptop, risiko pencurian data terus tinggi.

Sebab, ketika Kamu menghubungkan device dengan laptop, dengan cara otomatis laptop bakal menyimpan data-data penting dari device semacam merek, nama pemilik device, seri device, sistem operasi, firmware, sampai chip ID device Anda.

Nah, hal-hal inilah yang menjadi lubang para peretas mencuri data pribadi Anda. Ditambah lagi, apabila laptop atau komputer memakai sistem operasi bajakan yang telah terinfeksi virus, risiko pencurian data menjadi terus tinggi.

Baterai laptop rusak
Tak hanya baterai serta komponen device yang rentan mengalami kerusakan, baterai laptop juga berisiko cepat rusak bila dipakai untuk mengisi daya device terus menerus. Setiap baterai yang ada pada suatu  gadget, entah itu baterai device, laptop, smartwatch, atau perangkat lainnya tentu mempunyai siklus nasib tersendiri.

Jadi, Apabila Kamu tidak jarang memakai laptop untuk mengisi daya device, baterai laptop bakal cepat haus serta apabila dibiarkan, telah dipastikan umur baterai laptop Kamu bakal lebih singkat dari yang sewajibnya.

Itulah tiga bahaya apabila Kamu terlalu tidak jarang mengisi daya device melewati laptop. Jadi jangan terlalu tidak jarang meperbuatnya bila Kamu ingin terhindar dari tiga bahaya di atas. Isi daya device dengan laptop hanya saat genting atau dalam keadaan terdesak saja.

Artikel Terkait