Saturday, February 11, 2017

Pengguna Windows Lawas, Siap-siap "Kehilangan" Gmail di Chromenya

Windows XP serta Vista yang telah berusia terus tidak sedikit ditinggalkan para pembuat software. Google, umpama, akhir pekan ini memkabarhukan bakal mencabut dukungan untuk Chrome versi 53 ke bawah di akhir 2017 nanti.


Langkah yang rencananya bakal diwujudkan pada Desember 2017 tersebut bakal berakibat signifikan untuk pemakai komputer yang tetap bersi kukuh dengan sistem operasi Windows XP serta Vista. Ini sebab kedua OS lawas itu hanya dapat menggunakan Chrome sampai versi 49 saja.
Pengguna Windows Lawas, Siap-siap "Kehilangan" Gmail di Chromenya

"Sistem operasi ini (Windows XP serta Vista) tidak lagi didukung oleh Microsoft. Kita sangat mengusulkan Kamu untuk bermigrasi ke sistem yang lebih aman serta tetap mendapat support," tulis Google dalam suatu  posting berisi pemkabarhuan. 

Efek yang mungkin paling terasa dari penghentian dukungan Chrome versi lama, sebagaimana dituturkan Google dalam pemkabarhuannya, merupakan pemakainya tidak dapat lagi membuka Gmail versi standar.

Pada Desember 2017 nanti, Gmail sendiri bakal tetap dapat diakses oleh pemakai Chrome versi 53 ke bawah. Tapi, yang ditampilkan merupakan versi dasar berbasis HTML, tidak mempunyai fitur-fitur semacam chat, spell checker, rich formatting, ataupun performa mengimpor daftar kontak. 

Selain tidak dapat membuka Gmail versi standar, para pemakai Windows XP serta Vista yang mentok pada Chrome versi 49 juga bakalan tidak lagi mendapatkan update sekuriti untuk peramban tersebut jadi menambah resiko serangan cyber.

Dirangkum dari PC World, pada 8 Februari 2017, Google bakal mulai menyalurkan notifikasi di Chrome yang isinya mengimbau pemakai untuk meperbuat update ke versi terakhir Chrome. 


Hal ini pasti saja tidak dapat diperbuat oleh pemakai Windows XP serta Vista yang hanya dapat menggunakan Chome sampai versi 49. Sebab itulah Google mengusulkan para pemakainya untuk meperbuat upgrade OS terlebih dahulu supaya dapat mengakses Chrome versi terakhir.

Data terakhir dari NetMarketBagikan yang dihadirkan awal bulan ini menyatakan bahwa Windows XP serta Vista tetap digunakan oleh kurang lebih 10 persen pemakai komputer. OS terakhir, Windows 10, baru digunakan oleh kurang lebih 25 persen pemakai.

Artikel Terkait