Friday, February 17, 2017

Aplikasi Smartphone Paling Boros Kuota Internet

Tak hanya baterai yang mudah habis, kuota internet pun tidak jarang terkuras habis. Dua faktor tersebut tidak jarang dikeluhkan para pemakai device masa kini. Teknologi internet yang terus hari terus kencang membikin kebutuhan data menjadi lebih boros. Terlepas dari itu semua, nyatanya ada beberapa software yang diam-diam menyedot kuota internet dengan cara drastis. Ingin tahu apa saja softwarenya? Berikut ulasannya.

Aplikasi Smartphone Paling Boros Kuota Internet

Facebook
Apabila Kamu tergolong orang yang aktif memakai software Facebook, pastikan fitur auto play video tidak aktif. Video pada facebook lebih susah dimuat ketimbang YouTube. Jadi telah dipastikan kuota data yang dikeluarkan menjadi lebih tidak sedikit.
Anda bisa menonaktifkannya dengan tutorial masuk ke menu pengaturan software -> putar otomastis, lalu pilih alternatif “jangan sempat putar video otomatis” alias “putar otomatis di koneksi WiFi saja”. Tidak hanya itu, non-aktifkan juga fitur unggah semua gambar dalam HD serta unggah semua video dalam HD.

Twitter
Semacam halnya Facebook, Twitter juga dibekali dengan fitur pemutar video serta GIF dengan cara otomastis. Pasti faktor ini lumayan menyedot kuota internet Anda. Nonakftifkan auto-play dengan tutorial berangkat ke menu setings-> general -> video autoplay. Tidak hanya itu, apabila ingin lebih menghemat pemakaian data pada aplikasi smartphone Twitter , non-aktfikan juga image previews in timeline.

Instagram
Instagram yang notabene dipakai semua orang untuk share peristiwa-peristiwa penting melewati gambar, nyatanya menghabiskan data internet yang lumayan besar. Sebab Software ini juga memakai fitur pemutar video serta pemuatan gambar dengan cara otomatis.

Apabila ingin mematikan fitur ini, masuk saja ke pengaturan software. Lalu, pilih menu pemakaian data seluler. Berbagi tanda centang pada alternatif gunakan lebih sedikit data. Dengan begini, seluruh pemutaran video serta pemuatan gambar dengan cara otomatis hanya terjadi saat perangkat  ini terhubung di jaringan WiFi.

YouTube
Pasti semua orang setuju kalau software berikut ini tidak jarang menjadi penyebab habisnya kuota internet dengan cara tiba-tiba. Bagaimana tidak? Video-video pada YouTube membutuhkan data yang lumayan besar untuk bisa diakses. Untung saja YouTube tidak mempunyai fitur auto play semacam Facebook, Twitter serta Instagram.

Jadi pemakaian data sepenuhnya berada di tangan kita. Persoalannya, tidak sedikit dari kami tidak jarang lupa waktu apabila telah asyik nonton video di YouTube. Sekedar trik, tontonlah video YouTube dengan resolusi yang paling rendah supaya kuota data menjadi lebih hemat. Tidak hanya itu, Kamu juga bisa menyimpan video dengan cara offline untuk melihat berulang-ulang.

JOOX serta Spotify
Mendengarkan jutaan lagu dengan nilai paling baik terbukti sangat menyenangkan. Bakal tetapi apabila faktor ini Kamu perbuat terus menerus, maka tidak ayal kuota data Kamu lenyap seketika. Apabila ingin menghemat kuota, download lagu-lagu favorit Kamu serta mainkan dengan cara offline. Sayangnya, pada software Spotify hanya pemakai premium saja yang diperbolehkan men-download lagu.

Netflix
Siapa yang tidak suka nonton film? Apalagi nonton filmnya bisa diperbuat hanya dengan device. Ya, dengan berlangganan Netflix kami bisa menikmati beberapa film, mulai dari film lama sampai yang terakhir. Sayangnya untuk melihatnya, kami wajib mengeluarkan kuota data yang terbilang besar. Untuk nonton video HD berdurasi 45 menit saja diperlukan kuota kurang lebih 750MB. Jadi, gunakan software ini dengan bijaksana supaya kuota data tidak cepat habis.

Google Play Store
Sekilas Google Play Store tidak tidak sedikit menguras data, kecuali saat download software. Tetapi, fitur auto-update software lah yang menjadi penyebab mutlak kuota tiba-tiba habis. Semacam Facebook umpama yang kerap menyediakan update selalu dua minggu sekali. Betapa lebih baik apabila Kamu mengaktifkan auto-update hanya saat terhubung dengan jaringan WiFi saja. Alias matikan fitur ini jadi kami bisa bebas memilih software mana saja yang ingin di-update serta mana yang tidak dengan cara manual.

Artikel Terkait